Anggaran dan Batasan Biaya Swab Test

  1. Sesuai Surat Dirjen Perbendaharaan nomor S-308/PB/2020 tanggal 09 April 2020 tentang penegasan Biaya/Belanja yang Dapat Dibebankan pada DIPA Satker dalam Masa Darurat COVID-19 dan S-369/PB/2020 Tgl 27 April 2020 hal Pemutakhiran Akun Dalam Rangka Penanganan Pandemi COVID-1, bahwa Satker dapat melakukan Swab Test terhadap pegawai melalui jasa pihak ketiga dan dapat dibebankan pada APBN dengan ketentuan bahwa KPA/Kepala Satker melakukan penilaian kewajaran dan pengendalian atas biaya pelaksanaan Swab Test dimaksud  serta memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas dan ketersediaan anggaran pada DIPA Satker. Pembebanan Swab Test tersebut pada akun 522192 (Belanja Jasa - Penanganan Pandemi Covid19). KPA bertanggung jawab terhadap penggunaan DIPA.
  2. Tidak ada batasan maksimal penggantian biaya swab test dan rapid test, namun demikian KPA/Kepala Satker melakukan penilaian kewajaran dan pengendalian atas biaya pelaksanaan Swab Test dimaksud  serta memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas dan ketersediaan anggaran pada DIPA Satker.

Terkait pembebanan atas biaya swab test tersebut, agar berkoordinasi dengan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak terlebih dahulu mengenai kebijakan masing-masing Kementerian terkait penanganan Covid-19.




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.