Kriteria Belanja Modal

Menurut paragraf 37 PSAP Nomor 02 Laporan Realisasi Anggaran Berbasis Kas, Belanja modal adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Belanja modal meliputi antara lain belanja modal untuk perolehan tanah, peralatan dan mesin, gedung, dan bangunan, jalan, irigasi, dan jaringan, aset tak berwujud, dan aset tetap lainnya.

Berdasarkan Buletin Teknis nomor 04 tentang Penyajian dan Pengungkapan Belanja Pemerintah, pada Bab V, dijelaskan bahwa suatu belanja dapat dikategorikan sebagai Belanja Modal jika: 

  • pengeluaran tersebut mengakibatkan adanya perolehan aset tetap atau aset lainnya yang dengan demikian menambah aset pemerintah;
  • pengeluaran tersebut melebihi batasan minimal kapitalisasi aset tetap atau aset lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah;
  • perolehan aset tetap tersebut diniatkan bukan untuk dijual. 




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.