Transportasi Tanpa Bukti At Cost

Pertanyaan :

Terkait Perjalanan Dinas Dalam Negeri untuk Jakarta - Bodetabek, dan Taksi Dalam Negeri jika pelaksana perjadin tidak dapat melampirkan bukti at cost apakah dapat mengajukan Daftar Pengeluaraan Riil dengan menggunakan nilai sesuai SBM. Misal, untuk perjalanan ke Bogor, apakah klaim pengeluaraan riil menggunakan SBM sebesar 300.000 untuk satu kali jalan, sehingga total 600.000 untuk perjalanan ke Bogor dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menyalahi aturan?

Jawaban :

Pada dasarnya biaya perjalanan dinas selain uang harian dibayarkan secara at cost (sesuai bukti pengeluaran). Namun demikian dalam hal tidak dapat diperoleh bukti pengeluaran, maka pertanggungjawaban dapat hanya menggunakan Daftar Pengeluaran Riil yang dibuat oleh pelaksana perjalanan dinas dan diketahui oleh PPK, dengan mengacu pada SBM sebagai batas tertinggi untuk tarif yang tercantum dalam Lampiran I dan sebagai estimasi untuk tarif yang dicantumkan dalam Lampiran II

Dasar Hukum : Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113/PMK.05/2012





Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.