Aset BMN berupa Musholla

Pertanyaan : 

Satker memiliki musholla dengan kondisi rusak parah dan telah masuk daftar penghapusan, cuma belum ada tidak lanjutnya nah, sekarang sementara dibuat mushollah baru yg dibuat secara swakelola di bagian belakang kantor. apakah boleh kami melakukan pembongkaran mushollah lama, dan menjadikan mushollah yang baru itu dianggap musholla lama yang direnovasi mohon penjelasannya.


Jawaban :

Untuk kondisi yang terjadi pada Satker, mushola (lama) dengan kondisi rusak parah dan telah masuk daftar penghapusan agar tetap dilanjutkan proses penghapusannya, dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku mengenai pengelolaan BMN. Dalam hal diperlukan, Bapak/Ibu dapat berkoordinasi dengan KPKNL setempat.

Sedangkan untuk mushola yang baru dibangun agar dicatat sebagai perolehan mushola baru menggunakan dengan NUP baru.


Demikian informasi ini kami sampaikan semoga dapat membantu. Terimakasih.





Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.