Belanja Modal Pekerjaan Tambah Daya Listrik

Syarat suatu pengeluaran setelah perolehan awal suatu aset tetap dapat ditambahkan pada nilai tercatat aset yang bersangkutan adalah apabila memperpanjang masa manfaat atau yang kemungkinan besar memberi manfaat ekonomi di masa yang akan datang dalam bentuk kapasitas, mutu produksi, atau peningkatan standar kinerja dan memenuhi nilai satuan minimum kapitalisasi yang diatur berdasarkan PMK 181/PMK.06/2016 dimana peralatan dan mesin = 1 juta dan untuk gedung dan bangunan = 25 juta.

Terkait penambahan daya listrik tidak dapat dikelompokkan menjadi Belanja Modal Peralatan dan Mesin atau Belanja Modal Jaringan karena tujuannya adalah menambah daya listrik yang sudah terpasang dan menjadi bagian fungsionalisasi Gedung dan Bangunan (kelompok Aset Tetap). Apabila terdapat alasan bahwa tanpa adanya penambahan daya listrik tersebut maka operasional gedung dan bangunan tidak dapat berjalan dengan baik, maka biaya penambahan daya listrik tersebut harus menjadi pengeluaran setelah perolehan Gedung dan Bangunan. Dan kedua syarat di paragraf pertama harus terpenuhi agar pengeluaran atau belanja masuk dalam Belanja Modal Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan (533121), namun apabila salah satu syarat tidak terpenuhi maka belanja masuk dalam Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan (523111).





Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.