Konsumsi Rapat di Bulan Puasa

PERTANYAAN:

Apabila mengadakan rapat internal pada saat bulan puasa apakah diperbolehkan menganggarkan biaya konsumsi rapat

JAWABAN:

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 32/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019, satuan biaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makan dan kudapan termasuk minuman untuk rapat/pertemuan baik untuk rapat koordinasi tingkat menteri/eselon I/ setara maupun untuk rapat biasa

yang pesertanya melibatkan eselon II lainnya/eselon I lainnya/kementerian negara/lembaga lainnya/ Instansi Pemerintah/masyarakat dan dan dilaksanakan minimal selama 2 (dua) jam. Rapat koordinasi tingkat menteri/eselon I/setara adalah rapatkoordinasi yang pesertanya menteri/eselon I/pejabat yang setara.

Berdasarkan ketentuan tersebut diatas, konsumsi rapat dapat diberikan apabila pesertanya melibatkan eselon II lainnya/eselon I lainnya/kementerian negara/lembaga lainnya/ Instansi Pemerintah/masyarakat dan dan dilaksanakan minimal selama 2 (dua) jam.




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.