Akun Pemasangan Jaringan Internet dan VPN yang Nilainya dapat Dikapitalisasi (lebih dari 1 juta)

Mengenai pemasangan kembali jaringan VPN dan internet dapat disampaikan kembali bahwa :

  1. Pengkodean barang (BMN) atas perolehan jaringan VPN dan internet baru disesuaikan dengan pencatatan sebelumnya,yaitu apakah jaringan VPN dan internet lama dicatat sebagai kode barang tersendiri (misalkan masuk kode barang kelompok Peralatan dan Mesin) atau menjadi satu kesatuan dalam kode barang Gedung dan Bangunan. 
  2. Perolehan jaringan VPN dan internet baru, dapat dicatat sebagai BMN tersendiri (kelompok Peralatan dan Mesin) dengan melakukan penghapusan BMN berupa jaringan VPN dan internet yang lama. Penggunaan akun untuk perolehan BMN baru dimaksud dapat menggunakan kode akun 532111 (Belanja Modal Peralatan dan Mesin).
  3. Namun, dalam hal perolehan jaringan VPN dan internet menjadi satu kesatuan dalam kode barang Gedung dan Bangunan, maka sebagaimana jawaban yang telah disampaikan sebelumnya, pengeluarannya menggunakan akun Belanja Barang dengan ketentuan apabila biaya pemasangan jaringan internet untuk operasional kantor dan tidak terdaftar sebagai pelanggan tetap dari penyedia jasa, maka dapat menggunakan akun 521111 (Belanja Keperluan Perkantoran). Sedangkan apabila pemasangan jaringan internet tersebut dimaksudkan untuk menjadi pelanggan tetap dari penyedia jasa, maka dapat menggunakan akun 522119 (Belanja Langganan Daya dan Jasa Lainnya).

Editor: HAI




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.