Akuntansi pembayaran down payment (uang muka) gedung

Pembayaran uang muka merupakan bagian dari biaya sewa dari gedung, sehingga menurut hemat kami, uang muka yang sudah dibayarkan dapat di anggap sebagai pembayaran pertama atas biaya sewa dari Gedung tersebut. Kekurangan pembayaran biaya dilunasi pada pembayaran berikutnya.

Oleh karena itu, perlakuannya dapat disamakan dengan pembayaran biaya sewa, yaitu dicatat seluruhnya sebagai beban sewa dan apabila ketika tanggal 31 Desember 2017 dari uang muka sewa tersebut masih ada hak pemerintah, maka dilakukan penyesuaian dari sebagai beban sewa dibayar dimuka. Sebaliknya apabila masih ada masa sewa yang telah dijalani namun tidak terlunasi oleh pembayaran dimaksud, satker mencatat beban sewa dan utang jangka pendek (belanja sewa yang masih harus dibayar).

Ilustrasi:
Jangka waktu sewa Des17-Des20 (36 bulan)
Total biaya sewa: Rp 36.000.000,- atau Rp 1.000.000,-/bulan
Uang Muka Sewa: Rp 3.000.000,-, dibayarkan bulan Okt17.

Pada tanggal 31 Des 17, masih ada hak pemerintah atas uang sewa yang sudah dibayarkan awal selama 2 bulan atau senilai Rp 2.000.000,-. Atas hak pemerintah tersebut diperlakukan sebagai Beban dibayar dimuka sebesar Rp 2.000.000,-




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.