Pembebanan biaya pembongkaran aset bangunan yang sudah lama tidak dipakai karena rusak, lalu akan dibangun dengan gedung baru menggunakan akun apa?

Atas pertanyaan yang diajukan dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Pembangunan gedung baru dilakukan pada lokasi gedung lama sehingga gedung lama perlu dibongkar terlebih dahulu.
  2. Dalam PP  71 tahun 2010 tentang SAP lampiran I.08 (PSAP 07 Akuntansi Aset Tetap) dan Buletin Teknis SAP Nomor 15 tentang Akuntansi Aset Tetap dinyatakan bahwa biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari harga belinya atau kontruksinya, termasuk bea impor dan setiap biaya yang bisa diatribusikan  secara langsung dalam membawa aset tersebut ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat bekerja untuk penggunaan yang dimaksudkan. Atau dengan kata lain, biaya perolehan gedung dan bangunan meliputi seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh gedung dan bangunan sampai siap pakai.
  3. PMK Nomor 181 Tahun 2016 menyatakan bahwa untuk pembangunan gedung dan bangunan yang dilaksanakan melalui kontrak atau swakelola, biaya pembongkaran bangunan lama merupakan bagian dari biaya perolehan gedung baru. 
  4. Berdasarkan penjelasan angka 1,2, dan 3 di atas serta sesuai Kepdirjen Perbendaharaan Nomor KEP-211/PB/2018 tentang Kodefikasi Akun Pada BAS, maka biaya pembongkaran dimaksud dalam pertanyaan dapat dibebankan pada akun 533111 (Belanja Modal Gedung dan Bangunan)




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.