Ketentuan Mengenai Pengambilan Sumpah Novum Dengan Penemu Bukti Berkewarganegaraan Asing

Pengambilan sumpah novum dengan penemu bukti berkewarganegaraan asing/Warga Negara Asing (WNA) diperbolehkan, tetapi Sekretariat Pengadilan Pajak (SetPP) tidak menyediakan penerjemah, sehingga Pemohon harus menyediakan penerjemah secara mandiri. Pengucapan sumpah oleh Majelis tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Pihak Majelis Pengadilan Pajak akan memberikan lembar ucap sumpah kepada penerjemah untuk diterjemahkan, sehingga WNA dapat memahami isi sumpah.




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.