Tata cara pelaporan bagi Wajib Pajak yang telah memanfaatkan fasilitas sumbangan pengurang pajak penghasilan bruto

Tata cara pelaporan bagi Wajib Pajak yang telah memanfaatkan fasilitas tambahan sumbangan pengurang penghasilan bruto sebagai berikut.

  1. Wajib Pajak pemberi sumbangan harus menyampaikan daftar nominatif sumbangan paling lambat bersamaan dengan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak yang bersangkutan sesuai contoh format tercantum dalam Lampiran huruf B yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2020 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)  secara daring melalui sistem Direktorat Jenderal Pajak.
  2. Dalam hal sistem daring belum tersedia, Wajib Pajak dapat menyampaikan daftar nominatif secara luring kepada Direktur Jenderal Pajak melalui Kepala Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  3. Dalam hal Wajib Pajak pemberi sumbangan tidak menyampaikan daftar nominatif atau menyampaikan melewati jangka waktu penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan.
  4. Pajak Penghasilan, sumbangan tidak bisa dibebankan sebagai pengurang penghasilan bruto.




Bagikan artikel ini:



Disclaimer

Pengetahuan yang tercantum di HAIPEDIA merupakan penerapan dari produk hukum dan dapat dijadikan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pihak yang berkepentingan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Peraturan dan/atau kebijakan terkait dengan Kementerian Keuangan dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan demikian, diharapkan pengguna layanan dapat mengikuti perkembangan peraturan dan/atau kebijakan terbaru di lingkungan Kementerian Keuangan.